Pages

10 Februari 2011

Menabung Rindu.

Bahkan aku tak mengerti apa maksudnya waktu ini untuk kita.
Aku pasti bersyukur, buat rasa rindu yang tak pernah hilang, rasa rindu yang tak blur karena terbiasa.
"Rindu" kata yang kerap dan sesering kita bernafas jika di ucapkan.
Tapi rasanya itu, jauh lebih luar biasa, dari apapun itu yang biasa kita rasa dengan penuh bahagia.
Apa karena "Penabung Rindu". ? Ah, aku yakin bukan karena itu.
Kau tau cian, rindu itu berwana. Cantik. Bahkan tak mampu kubedakan dengan pelangi.
Jangan lagi ku dengar, "iya tahu". Sesekali kau harus ikut denganku untuk merasanya. Yaaa...
Aku tak punya pensil untuk menggambar rindu saat ini.
Aku ingin menggambarnya untukmu serupa bunga mungkin, atau rumah.
Lihatlah, aku mulai lagikan, ini bukan galau sayang. Ini rindu.
 :')
Aku masih berdoa untuk semua, untuk kita dan mimpi mimpi kita.

Aku rindu.

0 comments: