Pages

28 Oktober 2010

marah

kenapa yang tersisa hanya kemarahan, benci, luka dan tentu sebangsa dengan keparat keparat itu.
menggeroti tulang, jantung, hingga memnghambat aliran darahku.
Kau harus tahu bagaimana itu rasanya!
Kau bahkan harus lebih sakit dari apa yang mendera.
Diam adalah satu satu obat agar apapun yang akan terjadi tidak lebih buruk dari apa yang pernah kau bayangkan.
berdoalah, jangan ada pertemuan, berdoalah, jangan ada lagi kelahiran, berdoalah...

itu saja....

14 Agustus 2010

bukan surat selasa (lagi)


Memang sedang dalam proses mengingatmu untuk melupakanmu.

Siapa aku yang harus kau hubungi untuk itu?

Antara sadar atau tidak, adamu selalu membuatku terkejut.

berulangkali, berkali-kali.

Terang sekarang kau adalah kebiasaanku, yang menjadi canduku.

Tanpa menyadarinyapun aku tak perlu takut lagi jika kau datang, pergi, datang, lagi berulang-ulang samapai mati.

Apa aku yang selalu mengelus dada saat jujurmu nyata jadi cambuk bagi hati..

Iya....

Aku bukan menyalahkanmu, mengutukimu dan mengungkit ungkit kelakuanmu.

Hari ini...

Aku hanya ingin mengadu, mengaku, bahwa aku masih terkejut dengan apa yang selalu kau ucap.

Hari ini...

Kau memesan doa padaku.

Sudah kupaketkan banyak doa untukmu.

Doa yang sedaari dulu banyak banyak untukmu, doa yang kadang tak kumengerti, dan doa seperti permohonanmu hari ini.

Iya...

Doa kali ini hanya untukmu.. Tenang sajja..

Lagi kau memaksaku untuk memikirkanmu..

Cianmu....

Surat


17 Mei 2010

malam selasa...

Aku takut ngak bisa menulisimu selasa besok..
mungkin karena sekarang aku masih mampu mengumpulkan rindu untukmu.
berani mengucapnya, walau terkadang masih sedikit perih ntah kenapa.
karena besok gelap akan ada dikepalaku, sejuta tanya pasti menghantamku. Karena sama sekali jawabanya hanya akan mampu dijawab olehmu. Tentu saja karena itu juga selasa. Kita...

Hari ini dudukku memandang kaca estalasi bertiraikan hujan. sambil mendengarkan pelan pelan lagunya John legend - stay with you . Membuatku semangat memikirkanmu lagi dan lagi.
Membuang setiap mimpi mimpi buruk yang menghantuiku setiap malam. Dengan yakin kau tidak akan menyianyiakanku bagaimanapun itu.
Ada cerita aneh yang menemani kita. Menyelip menyelip tanpa kita izini.
Berharap kita melihat sabit yang sama malam ini.
Dan rasakanlah rinduku, jangan amarahku...

Semangat..

09 Mei 2010

apa pentingnya judul.

Apa yang harus kutulis.
Apa yang dipikiranku tidak bisa kujadikan kata kata bagimu.
Saya menciptakan ilusi ilusi yang memaksaku bahagia yang pura pura.
iya, kenapa saya sering berteman dengan pura pura ya??
Saya selalu bilang itu karenamu.
Saya.... Beberapa hari ini berjarak dneganmu. Lebih berjarak dari yang pernah kurasa.
Seminggu sebelum saya merasa saya wajib "Berbunga bunga" membuatsaya harus menangis dan kembali ingin pulang.

Hei.. kupu kupu.. Saya melihatnya mondar moandir di depan mata.
Seperti terperangkap dalam mimpi yang kunanti nanti. Saya hanya menginginimu ternyata.
Sekarang... Saya harus tahu, yang pulang siapa diantara kita.
saya.. atau kamu...

Cian...
Sepagi saya terbangun, hausnya ngak nanggung. Saya ingat nama itu, saya nyebut itu. Mungkin mantra lagi kataku.

Mungkin nanti... Saya.. tak punya apa apa buat menjamin bahwasanya kamu merasa sama denganku. Merasa hal yang sama, merasa dan merasa.
Hanya kata itulah yang bisa kutemukan. Rasanyapun kurang tepat bagiku.

Sejujurnya saya menguji hati yang paling dalam, dalam diam, dalam relung yang terakhir tepat bila kaulah yang ada disana...

Setengah mati merindukanmu.. (judika song..)

13 April 2010

selasa lagi

Ada saja moment yang harus membuatku kembali pada selasa.
Hari ini ada acara paskah di kampus.
Minggu lalu juga saya menyebut hal yang sama yah..
:)
tapi ini benar paskah yang lebih, karena ada pembagian telur paskah.
:)
Dan lagi saya tidak menghadirinya.
Karena sekarang saya sedang duduk di depan pc buat mengetik lagi surat di hari selasa untukmu.

Minggu ini tentang kelahiran, hidup, dan tentu mimpi.
hanya itu yang selalu saya punya untuk saya bagikan walaupun membosankan, tapi tentu saya senang sekali bercerita hal yang terus diulang ulang. Munngkin akan membuat orang kesal. Atau kau sendiri yang teramat kesal sampai jengkel.

selasa selalu mebuatku terharu.
Luluh.
DAn maaf.

Kadang ingin rasanya saya menyusun komposisi yang berada dalam tubuh ini hingga sadarnya lebih nyata kenapa saya begini.
Dan hingga saya akan selalu berterima dengan lapang apapun yang terjadi, tanpa ada perang dalam diri yang membuat semuanya tunggu tersakiti dulu.

Akh selasa selalu membuatku bercerita yang ngak penting.
Padahal saya tadi ingin bercerita tentang sebuah kelahiran.
tapi saya lupa bagaimana harus menceritakannya dari awal.

Saya memang payah.....

Sudah dulu ya..
perasaanku aneh jadinya..

11 April 2010

lima

baiklah.. ini untuk waktu yang sekian lama tidak di pergunakan buat menulis.
Perihal persahabatan, mimpi, dan keindahan.
Setelah 5 yang telah terlewati di bulan ini, dengan 5 hari kedepannya lagi, saya baru bisa mikir dikit tentang apa yang sudah kita jalani. *halllah... :)
Memaknai bahwa seharusnya tiap hari itu harus jadi ulang tahun kita yang sesungguhnya.
Kita benar tak bersama waktu 5 itu, alasannya jelas ada sebuah tradisi yang belum lepas yang masih saya jalani yang di sebut paskah.
Momennya juga indah, keyakinan itu menyebutnya "telur" "lahir" dan "Awal".
Tak akan kutanyai tentang resolusimu, karena juga jelas setiap saat itu kita bermimpi, berproses, jedanya kadang kadang saja.
tak ada yang lebih menyemengati jika kita akan selalu ada untuk bermimpi dan tentu mencapainya, walau jelas ngak semua mimpi itu bisa tercapai.
kita ada saat 5. Saya yakin ini tidaklah kebetulan.
Saya juga yakin ini bukan kesengajaan.
Tapi keajaiban.....
Dan tak banyak lagi yang ingin kukatakan selain.
Mari persiapkan perjalanan kita bulan depan.
Menu kita sudah disiapkan oleh sang Agung.
Bersamalah selalu.....
:))
Selamat menikmati bekurangnya usiamu di bumi yang indah ini.....
( SAYA kok ngerasa janggal menulis yah.. :) )

06 April 2010

sekarang selasa


Akhirnya saya bisa menulis di hari selasa..
Berhubung masih suasana ungu "Paskah" saya bisa bermain sebentar di warnet depan kampus untuk menulis posting ini.
Sekarang juga sudah April. Ada Lili dengan datang dengan 5 nya .
Dan ada doa doa juga tentunya. Tentang harapan harapan yang kadang hilang yang kadang menggebu.
Hal pertama dimana saya harus memberanikan diri berpura pura sembuh saat pulang ke rumah.
Yang selalu membuatku malas dengan komentar. "Kenapa Kurus kali??" "apa ngak makan." Dan komen sejenisnya yang membuat hampir mati rasa dan ngak ingin berbuat apa apa kecuali cepat mati.
Memang adanya begitu, melihat di rumah suasana sedang dalam suasana repot. Akhirnya dengan sendirinya komen itu pun mereda.
Terkubur bnersama ratusan telor telor paskah. Cerita cerita kecil yang membangkitkan semangat.
Dan tentunya masa depan yang sebenarnya susah kuraba....
Kami membicarakanmu di rumah.
Seadanya aku bercerita. Menghilangkan sedikit kecewa atas apa yang sudah terjadi.
Meyakinkan di rumah bahwa sebenarnya dirimu itu hebat.
akh... selalu berpura pura...
Ku akuii dirimu selalu hebat untukku bagaimanapun itu.
sudahlah...
hampir saja saya menangis lagi.
Dan itu ngak akan terulang lagi.

selamat paskah cian.
Ternyata aku masih mengingatmu dalam doaku.

16 Maret 2010

tanganku masih basah.
tapi tak sebasah mataku kemaren itu.
terkadang saat waktunya untuk menerima resiko itu sudah tiba hati tak sanggup menerima.
mengingat ingat kembali apa harus begini yang sepantasnya didapat.

TIDAK BOLEH MENYALAHKAN siapa siapa, itu sudah sudah jadi daftar pertama yang harus diingat saat hal begini terjadi lagi..

Iya.. Saya sanggup untuk itu. Tapi yang ngak sanggup kenapa ngak berhenti menyesali diri sendiri.

Aku tak mengerti apa apa sekarang ini.

kembali ngak butuh apa apa...

Hari ini selasa, tak seidah selasa yang biasanya.

selasaku yang cinta.
dan selasaku yang biru.

01 Maret 2010

01032010

Hingga kini, saya percaya kisah kisah picisan.
Romeo & juliet, dan kisah kisah serupa yang menandakan cinta itu kuat dan utuh.
Hingga kini, saya meyakini diri kalau saja saya juga berada dalam kisah yang serupa sedang di jalani walau ku tahu kau benar tidak percaya itu sama sekali.

Saya meyakini Cinderella di temukan oleh cinta. Berarti saya memang percaya akan dongeng.

Seandainya kamu dapat merasakan.

Kisah kisah seperti itulah yang membuatku bertahan, walau kusadar.
Saya mendapat bagian dimana diperlakukan tidak adil oleh alam semesta.

Tak melulu saya percaya "Happy ending" tapi saya percaya saya akan merasakan bagian itu dalam hidup ini.

Tulisan ini rada norak memang.

Lagi lagi juga ini tentang caraku mengungkap rasa rindu yang tak bertepi.

Saya masih ada saat ini.
Menyelesaikan janji pada diri sendiri.
Hingga saya sadar...

Kamu adalah saya..


Selamat ulang tahun...

22 Februari 2010

untuk setiap selasa yang terlewati

Aku seperti tidak biasanya.
memilih milih kertas apa dan bagaimana untuk selasa yang selalu ada.
Aku seperti enggan memikirkanmu.
Ntah karena aku sudah punya alasan untuk berhenti.
Atau akibat aku terlalu selalu mengingatmu sampai sekarang hampir tenggelam tanpa kuingini.

08 Februari 2010

Untuk (T)

Sudah kuhamburkan banyak doa.
Semacam permintaan yang juga banyak banyak.
Di waktu yang cukup banyak.
Doa yang ngotot kuucap.
Dan doa yang baru terlintas dikepalaku.
Terserahku menghambur hamburkannya.
Dan terserahMu juga mendengarnya atau tidak.

Tapi tolong jangan bosan.
Karena yang kuharap, jawablah satu saja dari doa itu.

segera...
aku sangat membutuhkannya sekarang.